Aku Seorang Insomnia

by - October 07, 2011



Assalamualaikum w.b.t




Entah. Entah kenapa. Entah kenapa semuanya jadi tidak kena. Fikiran bercelaru. Tidak menentu. Keadaan menjadi sebu. Resah. Gelisah dan turut mendesah. Cukup tidak suka bila semua rasa ini hadir. Rasa yang tidak mampu digambarkan dengan kata-kata. Hanya mampu bertelingkah dengan nada.

4:15 pagi.

Seperti kebiasaan. Aku memang sukar untuk lelapkan mata. Walaupun dicuba berkali-kali masih tidak berjaya. Dari baring ke kiri, beralih posisi ke kanan, baca doa tidur, berselawat dan segala. Semuanya sudah dicuba. Tetapi masih tidak mendatangkan sebarang hasil. Lantas aku capai laptop yang tak jauh dari kepala. Harap jari jemari yang menari-nari di papan kekunci menjadi solusi.

Aku pun tak ingat sejak bila aku tak dapat tidur malam. Telah menjadi rutin yang aku sendiri tidak ingini. Kalau melebihi pukul 4:00 pagi aku masih belum tidur, memang aku takkan tidur sampai masuknya waktu subuh. Jika tidur juga, nescaya aku akan terlepas solat subuh dengan jayanya. Mata, silalah bertahan!

Jadi aku mencari sesuatu di enjin carian. Dan hasilnya:


Sebenarnya insomnia sendiri bukanlah merupakan suatu penyakit. Terkadang insomnia hanya merupakan manifestasi dari suatu kondisi fisik seperti kelelahan yang menumpuk karena kurangnya tidur dalam jangka panjang, atau gejala dari ketidakseimbangan emosional yang sedang dialami seseorang.

Kekhawatiran akan keadaan keluarga, ekonomi, dan kesehatan yang menyebabkan pikiran seseorang menjadi terlalu aktif juga dapat menyebabkannya sulit untuk rileks. Demikian juga dengan penyalahgunaan substansi tertentu seperti pada penggunaan obat-obatan, alkohol, kopi, kafein, cola, atau terlalu banyak meminum minuman penambah energi lainnya adalah salah satu penyebab insomnia.

Insomnia umumnya hanya berlangsung selama beberapa waktu, dan terbagi menjadi beberapa klasifikasi sesuai dengan berapa lama kondisi ini dialami oleh seseorang. Secara garis besar insomnia dibagi atas insomnia akut (acute insomnia) dan insomnia kronis (chronic insomnia). Insomnia akut berlangsung dalam waktu yang singkat, yaitu antara 1 malam sampai beberapa minggu. Insomnia yang disebut kronis yaitu bila penderitanya mengalaminya selama sedikitnya 3 malam dalam seminggu dan berlangsung selama 1 bulan atau lebih. Transient insomnia dan short-term insomnia termasuk dalam kategori acute insomnia.

Aku copy paste sebahagian sahaja. Selebihnya di sini: LINK

Tak dapat dinafikan. Aku pencinta air kopi ais. Kalau tak minum rasa macam tak kena. Tak lengkap. Sudah addicted barangkali. Dan satu perkara yang rata-rata manusia alami adalah terlalu banyak berfikir sebelum tidur. Aku tidak terkecuali. Bukan sengaja mahu berfikir. Tetapi segala caca merba permasalahan dunia akan tiba waktu begini. Memang pelik. Jadi terpaksa layan 'kerenah' minda ini.

Rasa cemburu dengan sesetengah manusia lain yang letak saja kepala di bantal terus terlelap. Macam-macam petua aku cuba. Antaranya ada yang suruh minum susu sebelum tidur. Dah cuba. Tapi tak jalan. Sama jugak ada yang suruh membaca sebelum tidur. Berjalan sedikit. Dan saranan untuk menulis diketengahkan juga. Sedang mencuba. Cuma belum lagi cuba menghantuk kepala di dinding. Macam extreme sangat. So hold dulu. Find another option.

Okey dah dapat.

Mungkin perlu tiru Mr. Bean. Kira kambing biri-biri. Sampai tertidur. Aku cuba sekarang.



Wassalam.

Hami Asraff:

"Teruskanlah melangkah walaupun perlahan, asalkan jangan berhenti."


You May Also Like

32 comments